Makanan kaleng sangat berbahaya bagi kesehatan karena mengandung zat Bisphenol A yang dapat menybabkan berbagai macam penyakit. Berikut ini adalah Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal, kami merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai suplemen dan vitamin berkhasiat yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia. Kami menjualan barang asli 100% bukan barang tiruan, karena kami merupakan distributor resmi Green World Global.

Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Kaleng — Saat ini teknologi semakin berkembang. Perkembangan teknologi selalu diikuti dengan perubahan pola hidup. Termasuk di dalam pemenuhan konsumsi sehari-hari. Trkadang bagi orang yang kurang memahami fungsi sebuah produk, maka yang dikemukankan adalah gengsi terhadap pemakaian produk tersebut.

Bagi beberapa individu, membeli makanan kaleng dikarenakan praktis dan mudah diperoleh serta awet disimpan. Namun bagi beberapa individu lain, makanan kaleng dianggap memiliki nilai gengsi yang tinggi serta mampu menunjukkan derajat sosial dan ekonomi seseorang.

Namun, tahukan anda bahwa kaleng-kaleng tersebut mengandung Bisphenol-A (BPA), cairan kimia yang biasa digunakan dalam makanan kemasan, termasuk kaleng.

Beberapa studi menunjukan bahwa BPA dalam kemasan makanan kaleng dapat berpindah dari kaleng kedalam makanan itu sendiri. Dalam sebuah studi, yang melakukan pemeriksaan terhadap 78 jenis kaleng dari berbagai macam jenis makanan kaleng dipasaran menemukan setidaknya 90 persen kandung BPA dalam masing-masing kaleng yang ada.

Dalam studi lainnya, partisipan yang mengkonsumsi satu pori makan kaleng berisikan sup dalam kurun 5 hari, ditemukan peningkatan BPA sebesar 1000 persen pada urine mereka. Sementara, beberapa studi lainnya menemukan kaitan antara BPA dengan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan masalah disfungsi ereksi.

Dalam kasus langka, makanan kaleng yang tidak diolah secara baik bisa jadi memiliki bakteri berbahaya di dalamnya yang dikenal dengan nama Clostridium botulinum. Jika dikonsumsi dalam menyebabkan penyakit yang serius yang dapat berujung pada kelumpuhan hingga kematian apabila tidak dilakukan upaya medis.

Sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini (Aashelm, dkk. 2015. Tinned Fruit Consumption and Mortality in Three Prospective Cohorts) dari Cambridge University kembali membuktikan temuan rekan-rekan mereka sebelumnya. Penelitian ini menemukan bahwa orang yang mengonsumsi satu kaleng sup lima hari berturut-turut menunjukkan peningkatan bisphenol A sebanyak 1200% dalam air kemihnya.

Hasil penilitian lain di Jepang oleh Shinbo dkk pada tahun 2012 (Dietary tin intake and association with canned food consumption in Japanese preschool children) menemukan bahwa zak kimia dari kaleng itu sendiri yang dikenal dengan nama kimia Sn (stannum) juga turut mencemari makanan yang ada dalam kaleng. Kadar Sn dalam air kemih ditemukan lebih banyak pada konsumer makanan kaleng berbanding mereka yang tidak diberikan makanan kaleng.

Zat Sn ini dianggap tidak terlalu berbahaya dibanding zat Bisphenol A tadi karena melewati saluran pencernaan dengan cepat dan tidak diserap oleh tubuh. Meskipun demikian menurut WHO tetap berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak yaitu melebihi 14 mg/kg berat badan setiap minggu. Masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh zat ini adalah masalah saluran pencernaan akut, seperti distensi abdomen, nyeri perut dan muntah.

Hal lain yang perlu sahabat ummi waspadai adalah kondisi kaleng dari makanan kaleng tersebut dan tanggal kadaluarsa. Kondisi kaleng yang rusak dan bocor bisa menyebabkan makanan dalam kaleng jadi terkontaminasi dengan berbagai bakteri dan jamur. Disamping itu, tempat penyimpanan dalam gudang tidak tertutup kemungkinan dilewati oleh berbagai hewan serangga dan tikus. Dikhawatirkan bagian luar minuman kaleng tercemar oleh kencing tikus yang membawa kuman dan menyebabkan penyakit yang berbahaya seperti Leptospirosis.

Demikianlah informasi menganai Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Kaleng. Jadi, bagaimanpun enaknya dalam kemasan kaleng, jauh lebih baik, enak, dan aman hasil dari olahan sendiri, Mulai sekarang gantilah kebiasaan mengjonsumsi makanan kaleng dengan makanan segar buatan sendiri agar terhindar dari berbagai macam penyakit di masa depan.

Terus kunjungi situs http://manfaatginkgobilobapluscapsuleuntuktubuh.alfianherbal.com untuk update informasi mengenai kesehatan lainnya.

Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>