Kenali Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara agar anda tidak langsung berfikir bahwa setiap benjolan pada payudara adalah kanker.

Selamat datang kembali di salah satu website resmi Alfian Herbal. Kami merupakan distributor resmi Green World yang menyediakan berbagai macam suplemen dan vitamin yang terbuat dari bahan almi berkhasiat tanpa terkontaminasi bahan kimia.

Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara

Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara

Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara — Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk mencegah ancaman kanker pada payudara sebaiknya perhatikan perubahan yang terjadi pada payudara anda.

Banyaknya wanita dengan pengetahuan minim membuat wanita langsung berfikir bahwa benjolan pada payudara adalah kanker, namun sebenarnya benjolan di payudara tidak selalu kanker. Untuk itu kenali Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara. Semakin dini pengecekan, maka risiko kanker payudara semakin bisa diminimalisirkan.

Jenis benjolan pada payudara

Berikut Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara :

  • Fibroadenoma

Fibroadenoma adalah massa berbentuk bulat, berbatas tegas, kenyal, yang timbul akibat pertumbuhan berlebihan kelenjar dan jaringan penyambung. Benjolan tersebut bersifat jinak dan biasanya tidak nyeri. Benjolan fibroadenoma dapat digerakkan atau bergeser jika daerah payudara di tekan. Fibroadenoma dapat merespon terhadap perubahan hormonal dan cenderung membesar selama kehamilan dan mengecil setelah menopouse. Setiap wanita dapat menderita Fibroadenoma, tetapi biasanya paling sering ditemukan pada usia 20 sampai 30 tahun. Fibroadenoma bisa menghilang secara spontan. Tetapi jika menetap, semakin membesar atau penderita sangat khawatir terhadap benjolan tersebut, dapat dilakukan operasi pengangkatan.

  • Abses Payudara

Abses payudara biasanya timbul sebagai komplikasi dari infeksi payudara (mastitis). Infeksi ini paling sering terjadi selama menyusui, akibat masuknya bakteri ke jaringan payudara. Infeksi payudara biasanya diatasi dengan pemberian antibiotik. Jika pemberian antibiotik tidak mampu mengatasi infeksi atau abses payudara, dapat dilakukan pengangkatan abses payudara.

  • Cedera payudara

Cedera payudara misalnya akibat pembedahan atau kecelakaan. Dapat menimbulkan gangguan yang disebut dengan nekrosis lemak. Nekrosis lemak selanjutnya dapat menyebabkan terbentuknya benjolan berupa jaringan ikat yang berbatas tegas, bulat, dan dapat digerakan. Jika cedera telah lama terjadi, benjolan tersebut biasanya tidak nyeri.  Tetapi jika cedera baru saja terjadi, baru saja timbul nyeri dan bengkak pada kulit diatas benjolan.

  • Tumor Fillodes

Tumor fillodes adalah benjolan yang tidak nyeri akibat pertumbuhan berlebihan jaringan penyambung.
Umumnya tumor fillodes bersifat jinak, walaupun beberapa diantaranya dapat bersifat ganas. Seringkali praktisi medis sulit membedakan antara tumor fillodes dan fibroadenoma bahkan setela pemeriksaan pencitraan (mammografi atau USG payudara) dan biopsi aspirasi jarum halus. Salah satu petanda bahwa benjolan tersebut adalah tumor fillodes adalah petumbuhannya sangat cepat dan ukurannya yang besar. Pengobatan tumor fillodes antara lain adalah pengangkatan benjolan melalui operasi. Setelah operasi, kemungkinan kambuh masih ada.

  • Papilloma Intraductal

Papilloma intraductal adalah pertumbuhan bukan kanker, berukuran kecil, pada saluran air susu. Benjolan kecil ini biasanya ditemukan di belakang atau di pinggir puting susu (areola). Papilloma intraductal dapat menyebabkan keluarnya cairan dari puting susu, baik secara spontan maupun jika benjolan ditekan. Cairan tersebut seringkali bercampur darah. Pengobatan biasanya berupa pengangkatan saluran yang terganggu dan pemeriksaan jaringan untuk menyingkirkan kemungkinan kanker.

  • Kanker payudara

Kanker payudara adalah benjolan yang bersifat ganas yang seringkali tidak nyeri, terba keras dan berbentuk tidak beraturan. Pada perabaan, benjolan ini terasa berbeda dengan jaringan payudara di sekitarnya. Jika benjolan tersebut melekat pada otot dada, makan enjolan tidak dapat digerakkan. Kulit di atas benjolan mungkin akan tertarik dan berwarna kemerahan. Ciri lain kanker payudara antara lain adalah keluarnya cairan jernih atau tercampur darah secara spontan dari puting susu, puting susu tampak tertarik, perubahan ukuran dan bentuk payudara, dan kulit payudara seperti kulit jeruk. Pengobatan kanker payudara tergantung pada jenis kanker, stadium kanker, dan gambaran sel kanker yang terlihat di bawah mikroskop. terapi dapat berupa pembedahan, radiasi, kemoterapi, atau terapi hormon. diingat bahwa kanker payudara yang ditemukan pada stadium dini, kemungkinannya untuk berhasil diobati lebih besar ketimbang kanker payudara yang ditemukan pada stadium yang lanjut.

  • Kista Payudara

Kista payudara, biasa dalam istilah medis disebut cystic disease of the breast.
Penyakit ini sering timbul di kedua payudara, terasa nyeri, kadang-kadang hebat sekali. Kista payudara lazim terjadi pada wanita yang masih memperoleh haid. Nyeri menghebat sebelum atau waktu haid karena tarikan kelenjar payudara yang membesar atau hypertropis.

Kista payudara adalah kantung berisi cairan di dalam payudara, sampai saat ini penyebab utama dari kista belum diketahui secara pasti, tapi untuk sementara penyebab kista diperkirakan karena adanya cedera ringan pada payudara.
Kista paling banyak ditemukan pada wanita yang menjelang menopause, tatapi tidak menutup kemungkinan dapat ditemukan juga pada wanita pasca menopause terutama wanita yang menjalani terapi sulih hormon.

Ituda dia Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda semua.

Terus kunjungi situs http://manfaatginkgobilobapluscapsuleuntuktubuh.alfianherbal.com untuk update informasi mengenai kesehatan lainnya.

Jenis-Jenis Benjolan Yang Terdapat Pada Payudara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>