Selain karena usia, gaya hidup yang cenderung mengkonsumsi makanan tak sehat menjadi salah satu penyebab stroke. Untuk itu cari tahu Makanan Pemicu Penyakit Stroke Yang Harus Dihindari

Selamat datang kembali di halaman Manfaat Ginkgo Biloba Plus Capsule yang tak lain adalah salah satu website resmi Alfian Herbal yang merupakan agen penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai suplemen dan vitamin berkhasiat yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia sedikitpun. Kami juga menerima pesanan dan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia dan luar negeri dengan pelayanan terbaik kami yaitu Barang Sampai Baru Bayar yang artinya anda tidak perlu melakukan transfer pembayaran sebelum pesanan sampai ke tampat anda. Disini kami akan membagikan informasi mengenai Makanan Pemicu Penyakit Stroke Yang Harus Dihindari, karena makanan juga menjadi salah satu faktor penyebab serangan stroke. Untuk itu sebaiknya simak informasinya dibawah ini.

makanan pemicu penyakit stroke yang harus dihindari

Makanan Pemicu Penyakit Stroke Yang Harus Dihindari — Perkembangan jumlah penderita penyakit tidak menular kini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu jenis penyakit tak menular yang kini menjadi sorotan adalah stroke. Penyakit yang menyerang sistem pembuluh darah saraf otak ini sangat mematikan, dan menjadi penyebab utama kelumpuhan. Stroke dapat menyerang tanpa memberikan gejala atau peringatan alias tiba-tiba

Gaya hidup tak sehat seperti mengkonsumsi makanan berlemak jahat merupakan salah satu faktor yang memicu terjadinya kerusakan pembuluh darah yang pada akhirnya akan memicu serangan stroke. Oleh sebab itu, pemilihan makanan dalam menu keseharian menjadi penting artinya.

Baca Juga >> Penyakit Stroke Ringan Justru Lebih Berbahaya

Terdapat beberapa jenis makanan yang harus anda waspadai dan batasi konsimsinya sedini mungkin karena dapat memicu serangan stroke. Ingin tahu makanan apa sajakah itu? berikut diantaranya :

  • Makanan manis

Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah.

Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke.

  • Daging merah

Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging.

Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit.

Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

  • Keripik, kerupuk dan gorengan

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik.

  • Minuman soda

Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin.

Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda.

  • Makanan kaleng dan cepat saji

Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat.

Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking sodabaking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan.

Nah itu dia beberapa Makanan Pemicu Penyakit Stroke Yang Harus Dihindari. Selain dengan menjauhi makanan diatas, terapkan juga gaya hidup sehat lainnya seperti berolahraga secara teratur. Sekian dan semoga bermanfaat.

Makanan Pemicu Penyakit Stroke Yang Harus Dihindari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>