Makan berwarna hijau, khususnya sayuran, sering dianjurkan untuk dikonsumsi. Lantas bagaimana dengan makanan berwarna ungu? Ternyata terdapat juga Manfaat Dari Mengkonsumsi Makanan Berwarna Ungu

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal, kami merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai suplemen dan vitamin berkhasiat yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia. Kami menjualan barang asli 100% bukan barang tiruan, karena kami merupakan distributor resmi Green World Global.

Manfaat Dari Mengkonsumsi Makanan Berwarna Ungu

Manfaat Dari Mengkonsumsi Makanan Berwarna Ungu — Bahan pangan berwarna ungu diprediksi bakal jadi tren makanan tahun 2017 mendatang. Warna ungu yang dimaksud tentu saja bukan pewarna buatan, tetapi warna ungu alami dari buah-buahan dan sayuan.

Dibalik warnanya yang menarik, terdapat Manfaat Dari Mengkonsumsi Makanan Berwarna Ungu. Seperti yang dikutif dari Dailymail.co.uk, inilah manfaat dari makanan berwarna ungu :

  • Menurunkan Risiko Kanker

Berdasarkan sebuah studi tahun 2010 oleh University of Porto, kandungan antosianin dalam blueberry bisa mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Bahkan menurut penelitian di NC State University, blueberry juga dapat menghentikan pertumbuhan kanker prostat.

Kemudian tahun 2014, penelitian oleh Chengdu Medical College di China menemukan antosianin pada beras hitam juga memiliki efek yang sama terhadap kanker. Sementara itu, sebuah studi di Ohio State University menunjukkan, makanan yang paling efektif melawan kanker usus besar adalah jagung ungu.

  • Anti-penuaan

Buah-buahan dan sayuran berwarna ungu kaya antosianin yang beraifat antioksidan. Antioksidan dapat menangkal radikal bebas dan memberi efek anti-penuaan ketika sering terpapar sinar matahari. Sinar matahari dapat merusak kolagen di kulit sehingga menyebabkan keriput.

Manfaat antosianin ini telah dibuktikan salah satunya oleh penelitian tahun 2009. Penelitian menyebutkan, antosianin dapat menunda penuaan dan menyehatkan kulit

  • Mencegah obesitas

Bahan pangan berwarna ungu rata-rata bukanlah makanan tinggi kalori. Peneliti di Jepang tahun 2008 pernah mempublikasikan penelitian antosianin dan efeknya terhadap berat badan. Dalam penelitian terhadap tikus, sejumlah tikus yang kurang mendapat antosianin nemiliki berat badan berlebih.

Selain itu, sebuah studi dua tahun lalu juga menemukan tikus yang rajin makan ubi jalar ungu, mengalami penurunan berat badan lebih banyak daripada yang tidak makan ubi jalar ungu. Antosianin pada ubi jalar ungu dinilai dapat mengontrol kadar leptin, yaitu hormon yang membuat seseorang makan lebih banyak.

  • Menguatkan otak

Lagi-lagi sejumlah penelitian telah membuktikan manfaat buah dan sayuran berwarna ungu. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Neurology kali ini menunjukkan, orang-orang yang konsumsi lebih banyak buah berwarna ungu memiliki hasil tes kognitif yang lebih baik. Penelitian itu melibatkan 16.000 orang. Antosianin itu pula lah yang berperan untuk menguatkan otak.

  • Melindungi jantung

Antosianin dapat melindungi otot jantung dan pembuluh darah dari kerusakan oksidatif. Kandungan utama dalam bahan pangan berwarna ungu itu dapat membantu meremajakan sistem kardiovaskular dan membantu memperbaiki jaringan yang rusak.

Hal itu dibuktikan dalam studi selama 18 tahun yang diterbitkan pada tahun 2013. Penelitian menemukan, wanita yang makan tiga porsi atau lebih makanan ungu dalam seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 32 persen.

Itu dia Manfaat Dari Mengkonsumsi Makanan Berwarna Ungu. Ada banyak cara menikmati makanan berwarna ungu. Mulai sekarang ragu mengkonsumsi dan dapatkan manfaat kesehatannya!

Terus kunjungi situs http://manfaatginkgobilobapluscapsuleuntuktubuh.alfianherbal.com untuk update informasi mengenai kesehatan lainnya.

Manfaat Dari Mengkonsumsi Makanan Berwarna Ungu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>